Pernyataan Ulama Terkemuka Tentang Sudah Tidak Ada Lagi Mujtahid Mutlaq



Pada masa sahabat nabi, yang mengeluarkan fatwa hanya sekitar 200 orang, bahkan ada yang mengatakan 7 orang. Bila dari 100.000 lebih jumlah sahabat yang berfatwa hanya 200 orang, lantas mengikuti siapa sahabat-sahabat yang tidak bisa berfatwa atau menggali hukum tersebut?



  • Para imam dari madzhab Syafi’i ; Imam Fakhruradin al-Razi (543-606 H) – Imam ar-Rafi’i (557-623) imam Nawawi (631-676) mengatakan :


“para ulama sepertinya telah berkonsesus bahwa pada saat ini seorang mujtahid telah tidak ada lagi” 


  • asyadd al-jihad fi ibthal da’wa al-ijtihad hal 9 Imam Ghazali ulama terkemuka mengatakan dalam ihya ‘ulumuddin :

“adapun orang yang tidak memiliki derajat ijtihad,yaitu hukum yang berlaku bagi semua generasi dewasa ini (abad 5H) maka ia mengeluarkan fatwa dengan mengutip pendapat madzhab imamnya”
 

  • Dalam al-wasith imam Ghazali juga mengatakan :


“adapun syarat-syarat ijtihad yang di tetapkan bagi seorang hakim, di masa sekarang tidak mungkin dapat terpenuhi” 


  • Pengikut madzhab Hanafi Imam Muhamad ibn ‘alauddin al-Hashkafi (1021-1088H) dalam muqadimah kitabnya ad-dur al-mukhtar mengatakan :


“mereka menyebutkan bahwa mujtahid mutlaq kini telah tidak ada lagi”


  • Pengikut madzhab Maliki imam Muhamad bin Umar al-Mazari mengatakan :


“dimasa kita ini telah kosong dari ijthad di negri maghrab, lebih-lebih di kalangan para hakim”


  • Pengikut madzhab Hanbali, imam bin Sulaiman al-mawardi mengatakan dalam kitabnya al-inshaf fi ma’rifat al-rajih min al-khilaf :


“sejak masa yang lama, mujtahid mutlak sudah tidak ada. Padahal sekarang untuk memperolehnya lebih mudah dari masa terdahulu. Dengan terbukukannya hadits-hadits dan fikih. Namun cita-cita telah berkurang, semangat lemah dan cinta dunia mendominasi”

Dengan memperhatikan pemaparan ulama terkemuka dalam setiap madzhab tadi dapat di simpulkan, mereka telah bersepkat tentang tidak adanya mujtahid muthlaq yang lahir sejak generasi mereka hingga kini.

Ko ada orang zaman Now yang tidak mau memakai madzhab dan lebih memilih kembali kepada al-Qur’an dan hadits terjemah ala kadarnya..

Sungguh akan binasa agama ini jika orang bodoh berfatwa..!!!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel