Tanggapan Buku "Catatan 37 Masalah Populer" (Buku Bantahan Versi Wahhabi) - Bagian Kelima



Pada halaman 22, penulis mengatakan :

Adapun kaum salaf, mereka menetapkan bahwa nama-nama dan sifat itu memiliki makna yang dikenal dalam bahasa Arab, karena Allah Berfirman dengan bahasa Arab yang dipahami oleh
masyarakat Arab, bukan hanya Dipahami oleh Allah saja. Yang mereka serahkan kepada Allah adalah kaifiyyah-nya (bagaimana keadaannya) bukan maknanya. Ini harus dibedakan dan diperhatikan baik-baik
.


Tanggapan :

Seperti yang sudah saya katakan pada kata pengantar, bahwa buku bantahan untuk membantah buku 37 Masalah Populer justru akan membuat duri tersendiri di tubuh salafi wahabi.
Salah satu contohnya pernyataan mereka di atas.

Kami katakan, al-quran di turunkan dengan bahasa arab bi lisanin arobiyyin, Rasulullah orang arab dan Rasulullah sangat tau seluk beluk kaidah bahasa arab

Kita ambil contoh, Firman Allah
يد الله فوق أيديهم
Tangan Allah di atas tangan umatNya

Kata yaddun di buat oleh orang arab untuk mengungkapkan tangan. Termasuk di dalam tangan itu ada kulit, jari,kuku,daging,darah..

Lantas tangan tapi bukan tanganseperti apa yang mereka maksud?
Jika mereka telah mengatakan : kami mengartikan tangan secara literal tapi tangan yang berbeda dengan makhluknya.

Sungguh suatu penyalah gunaan bahasa yang fatal, justru mereka lah yang melakukan distorsi

Jika anggapan mereka menuduh sesat orang yang menta’wil ayat.
Coba jelaskan pada kami maksud aya di bawah ini :
واعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرّقوا
“dan berpegang teguhlah kamu sekalian dengan tali Allah, dan janganlah kamu sekalian berpecah belah”
Apakah mereka akan mengartikan hablun dengan tali pada umumnya?

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel