Sekapur Sirih Blog Hujjah Santri



Bismillahirrahmanirrahiim

Assalamualaikum warahmatullah…

Dengan kemampuan saya yang terbatas masalah aqidah tidak membaut saya putus harapan untuk ikut andil berjuang melawan keganasan eksistensi salafy wahabi yang menjadikan media sebagai senjata pemusnah masal


Melalui media juga langkah yang bijak menyikapi salafy wahabi yang semakin hari semakin membuat geram kaum ahlussunah wal jama’ah asy’ariyah wa maturidiah, karena dengan entengnya tradisi takfiri tabdih mereka kepada kami kian tak terbendung ganasnya
Ketika dengan mudahnya mereka mencap kafir,syirik bid’ah dll perkataan yang sangat tidak pantas di tujukan bagi kami yang sama sama menganut al-Qur’an dan al-Hadits. Terlebih dari kalangan sufiyyah

Di karenakan methode mereka dalam memahami teks agama sangat tekstual. merekea ,harfiah atau apa yang tersurat. Mereka tidak di anugerahi kemampuan pemahaman secara tersirat.padahal, Rasulullah shallahu alaihi wasallam. Juga bersabda bahwa al-Qur’an itu mengandung makna lahir dan juga bathin (tersirat)

Rasulullah shallahu alaihi wasallam menyadari betul bahwa islam adalah agama rahmat untuk seluruh alam semesta. Yang tidak mengajarkan kerusakan. Sebaliknya, salah satu tujuan dan hikmah syari’ah adalah menolak kerusakan dan bahaya. Maka, tak heran para fuqaha’ membuat suatu kaidah dalam islam yang berbunyi “daf’u al mafasid muqodamun ‘ala jalbi al-mashalih – menolak kerusakan lebih di dahulukan daripada mengambil manfaat”


Admin instagram @hujjah_santri

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sekapur Sirih Blog Hujjah Santri"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel