Bukti Wahhabi Anti Madzhab

Assaalamualaikum...

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya tentang kelicikan wahhabi yang mengatakan mereka bermadzhab pada pasal sebelumnya Apaakah Sahabat Bermadzhab? dan Selektif Dalam Bermadzhab



MEMBONGKAR DUSTA ULAMA SEKTE WAHABI MENGIKUTI ULAMA PEWARIS NABI

 

* MADZHAB HANBALI ADALAH MADZHAB YANG DI IKUTI UMAT ISLAM DI DAERAH SAUDI ARABIA YANG PADA AKHIRNYA UMAT WAHABI MENGKAFIRKAN DAN MEMBASMI UMAT ISLAM BESERTA ULAMA YANG BERMADZHAB HANBALI SEIRING DIPERLUASNYA RAJA NAJD DAN LAHIRNYA AJARAN TANDUK SETAN NAJD DI JAZIRAH ARAB

“Coba Perhatikan Scan Kitab: "Majmu' Fatawa Wa Maqalat", Karya: Bin Baz.
Yang sdh kami beri tanda..!!!




Disana Jelas bahwa Fatwa dan Bukti Kitab: Ibnu Baz tsb Tertulis Fiqih Hanbali.”
“Lalu Coba Perhatikan Fatwa Ibnu Baz, Pada Halaman 38.
 Isi pernyataan Ibnu Baz berbunyi:.
أَنَا لَسْتُ بِمُتَعَصِّبٍ وَلَكِنْ أُحَكِّمُ الْكِتَابَ وَالسُّنَّةَ وَأَبْنِيْ فَتَاوَايَ عَلىَ مَا قَالَهُ اللهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ عَلىَ تَقْلِيْدِ الْحَنَابِلَةِ وَلاَ غَيْرِهِمْ.
.
“Aku bukan sosok yang Fanatik, Akan tetapi aku berhukum kepada Al-Kitab dan Sunnah. Aku membangun fatwa-fatwaku di atas apa yang disabdakan Allah dan Rasul-Nya, Tidak Taqlid kepada Madzhab Hanbali dan tidak pula lainnya“
Seperti begitulah Kaum Sekte Wahabi Talafi. Di bagian luar kitabnya, mereka mengatakan Fiqih Hanbali. Lalu Isi di dalamnya berbeda. Dengan bahasa penuh kesan Ibnu Baz berkata: .
1) Aku bukan sosok yang Fanatik (Ta’ashshub)
2) Tetapi aku berhukum kepada Al-Kitab dan Al-Sunnah
3) Fatwaku dibangun di atas firman Allah dan Rasul-Nya
4) Aku tidak Bertaqlid kepada Hanabilah dan lainnya.
Itulah Fatwa Dusta dan Cerobohnya Salah Satu Ulama Sekte Wahabi, Ibnu Baz, Dia Mengatakan: Bahwa membangun fatwa-fatwanya tidak Di atas madzhab Hanbali dan madzhab-madzhab yang lain.
Apakah Madzhab Hanbali dan yang lainnya itu Tidak Berhukum kepada Al-Kitab dan Al-Sunnah, Dan Apa Hanya Golongan Kaum Wahabi yang berhukum kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah..????!  
■ Pernyataan Ibnu Baz diatas itulah yang dikatakan Ta’ashshub yang berlebih-lebihan Oleh Para Ulama....!!???”.

Semoga Bermanfaat...!!!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel