Asal Mula Terbentuknya Kerajaan Saudi Di Mulai Dengan Pedang - PART 3

Membunuh Dan Merampas Harta Kaum Muslimin

Kita disini membicarakan masalah kemanusiaan, bukan masalah aqidah lagi, Rekam jejak Radikalisme mereka sangat terekam jelas, sepandai pandainya mereka (ustadz wahabi indonesia) menutupi bangkai busuknya, Allah yang membongkar semua kebusukan lewat ulama - ulama mereka sendiri
coba simak baik-baik penjelasan di bawah ini...!!!



“ Dan di tahun 1176 H, Abdul Aziz berangkat bersama pasukannya untuk
memerangi penduduk Ihsa, kemudian mereka berhenti dan tinggal di tempat
yang dikenal dengan sebutan Muthair di Ihsa. Abdul Aziz membawa tiga puluh
pasukan berkuda. Kemudian Abdul Aziz dan pasukannya menyerang Ihsa di
pagi hari buta dan berhasil membunuh tujuh puluh orang serta merampas harta
yang begitu banyak dari mereka..”
Utsman bin Bisyr, Unwan al-Majd : 90


Siapakah yang merampas harta kaum muslimin tersebut ?? ya tidak ada lain pengikut Muhammad bin Abdul Wahhab yang saat itu dikomandoi Abdul Aziz. Bagaimanakah hukumnya merampas harta kaum muslimin dalam syare’at Islam?? Bagaimanakah hukumnya menumpahkan darah kaum muslimin dengan berdasarkan pemahaman yang menyempal dari manhaj mayoritas umat muslim saat itu??
Sungguh peristiwa besar ini akan ada pertanggung jawabannya kelak di hari
perhitungan...!!!


Merusak ladang perkebunan kaum muslimin dan meninggalkannya begitu
saja

“ Dan kaum muslimin (wahabi) memerangi Tsarmad kedua kalinya di tahun itu,
amirnya waktu itu adalah Utsman. Namun tidak terjadi peperangan sebab tak
ada satupun penduduk setempat yang keluar untuk berperang dengan mereka,
lalu kaum muslimin (wahabi) menghancurkan ladang-ladang perkebunan dan
kembali pulang “
Al-Husain bin Ghannam, Tarikh Najd : 102

Begitukah cara berperang yang diajarkan oleh Rasulullah Shallahu ‘alaihi
wa sallam ?? masuk ke negeri orang dan merusak semua tanaman dan
perkebunan lantas pergi??



Ingat, sekali lagi mereka bukan memerangi orang-orang kafir yang benarbenar memusuhi Islam, akan tetapi mereka hanyalah memerangi kaum muslimin yang berbeda paham dengan mereka dan mereka tuduh musyrik atau kafir kemudian seenaknya mereka perlakukan

Memerangi penduduk Riyadh dan menghancurkan benteng dan menaranya.
“ Di tahun 1187 H, Abdul Aziz bersama kaum muslimin (wahabi) berangkat menuju kota Riyadh, dan memerangi penduduknya beberapa waktu setiap harinya. Sehingga kaum muslimin (wahabi) dapat menguasai sebagian benteng daerah tersebut dan menghancurkannya juga menghancurkan menara-menara tingginya dan membunuh banyak penduduknya. Dari kaum muslimin (wahabi) yang terbunuh berjumlah 12 orang di antaranya Aqil bin Nashir dan Sulthan bin Hafitan “ Al-Husain bin Ghannam,Tarikh Najd : 138

Baca juga : 
Asal Mula Terbentuknya Kerajaan Saudi Di Mulai Dengan Pedang - PART 1
Asal Mula Terbentuknya Kerajaan Saudi Di Mulai Dengan Pedang - PART 2 

Merampas binatang dan perkakas rumah kaum muslimin.

“ Dan ditahun tersebut (1198 H) Saud bersama kaum muslimin (wahabi) berangkat menuju pinggiran kota Ihsa, dan menyerang mereka di pagi hari buta tanpa diketahui informasinya oleh penduduk setempat. Mereka mengambil banyak hewan dan merampas perabotan dan perkakas rumah..” Utsman bin Bisyr, Unwan Al-Majd : 154


Renungkan wahai pembaca, binatang dan harta siapakah yang mereka rampas haqnya secara dhalim itu ?? ya, binatang dan harta milik kaum muslimin yang berbeda paham dengan kelompok mereka dan tidak mau mengikuti paham mereka tersebut.

Penulis tegaskan kembali, mereka menyebut “ Muslimin “ hanya kepada para pengikut Muhammad bin Abdul Wahhab saja dikarenakan mereka mengganggap kaum muslimin yang berbeda paham dengan mereka tidak bertauhid artinya keluar dari Islam, sehingga mereka tidak mau menyebut “ Muslimin “ kepada kaum muslimin yang bertentangan dengan paham mereka sebagaimana telah kita saksikan dalam kedua kitab sejarah karya ulama wahabi tersebut.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Asal Mula Terbentuknya Kerajaan Saudi Di Mulai Dengan Pedang - PART 3"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel